Showing posts with label agar. Show all posts
Showing posts with label agar. Show all posts
Monday, December 16, 2013
Tips Agar Mata Tidak Mudah Lelah di Depan Komputer

Di jaman modern ini, kita tidak dapat terlepas dari komputer, dan berbagai alat elektronik lainnya. Bahkan mungkin anda menghabiskan sebagian waktu anda dalam sehari hanya di depan komputer. Berada terlalu lama di depan komputer dapat mengakibatkan mata mudah lelah dan gangguan penglihatan.
Gangguan mata yang bisa timbul yaitu Computer Vision Syndrome (CVS), yaitu gangguan mata yang diakibatkan terlalu lama beraktivitas di depan komputer. Disebabkan oleh pencahayaan yang kurang, kurang berkedip, dan posisi duduk yang tidak benar.
Gejala-gejala CVS :
1. Mata merah, pedih dan berair
2. Mata kering
3. Mata terasa lelah
4. Kelopak mata atau dahi terasa berat
5. Sakit kepala atau migrain
6. Rasa sakit pada bahu
2. Mata kering
3. Mata terasa lelah
4. Kelopak mata atau dahi terasa berat
5. Sakit kepala atau migrain
6. Rasa sakit pada bahu
Selain CVS, gangguan mata yang lainnya yang dapat menyerang adalah miopia (rabun jauh), tekanan bola mata tinggi (glaukoma) dan tarikan pada otot luar bola mata.
Berikut ini beberapa tips bagi anda dalam beraktivitas di depan komputer :
1. Beristirahatlah 10 hingga 15 menit
2. Lihat obyek yang jauh kurang lebih selama 10 detik
3. Stretching atau melakukan latihan mata
4. Atur pencahayaan dari komputer
5. Istirahatkan mata selama 1 jam
6. Atur posisi duduk (90 derajat), posisi keyboard (100 derajat) dari siku
7. Jarak layar komputer sekitar 50 - 75 cm dari mata.
2. Lihat obyek yang jauh kurang lebih selama 10 detik
3. Stretching atau melakukan latihan mata
4. Atur pencahayaan dari komputer
5. Istirahatkan mata selama 1 jam
6. Atur posisi duduk (90 derajat), posisi keyboard (100 derajat) dari siku
7. Jarak layar komputer sekitar 50 - 75 cm dari mata.
8. Menggunakan layar atau kacamata anti radiasi saat menggunakan komputer.
Sunday, October 27, 2013
Tips Puasa Ramadhan Bagi Wanita Hamil Agar tetap Fit
Tips Sehat Puasa Bagi Ibu Hamil agar Tetap Segar dan Fit. Kembali SoogLo Media akan berbagi Tips Sehat Puasa Ramadhan, dan pada kesempatan yang baik ini, akan mengulas tentang Tips Puasa untuk Ibu Hamil
Perlu Anda ketahui, bahwasanya wanita yang hamil dan menjalankan ibadah puasa tidak berdampak secara drastis pada berat bayi saat dilahirkan nanti. Namun, jika Anda khawatir dengan kondisi bayi Anda karna berpuasa, cobalah amalkan beberapa tips puasa bagi ibu hamil berikut ini.
Kehamilan Harus Normal.
Artinya, Anda dalam kondisi sehat, begitu pula sang janin. Untuk itu, Anda harus memeriksakan diri ke dokter sebelum menjalankan ibadah haji.
Perhatikan Makanan Anda, baik jenis maupun jumlahnya.
Anda akan mendapatkan gizi yang seimbang jika makanan Anda terdiri dari padi-padian atau serelia, sayur atau buah-buahan, serta daging dan sayur.
Vitamin dan Mineral.
Antara lain, asam folat (dari sayuran hijau, hati, daging dan telur), zat besi (dari hati ayam atau sapi, daging, kacang-kacangan atau sayuran berdaun hijau) dan kalsium (dari susu dan produk olahannya, tempe atau tahu, serta berbagai minuman yang difortifikasi dengan kalsium).
Penuhi Kebutuhan Cairan, agar tidak menyebabkan dehidrasi.
Jika memang ingin puasa, usahakan untuk minum yang banyak di malam hari.
Ketika Sahur, Hindari karbohidrat Sederhana (seperti permen dan cokelat), karena akan merangsang produksi hormon insulin untuk membakar guka dalam darah.
Jika kadar gula turun, Anda akan lemas, pusing dan perut terasa perih. Oleh karena itu, pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi dan sayur, serta ikan pepes, atau tumis tauge dengan telur rebus. Makanan seperti ini dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Jangan lupa minum susu sebagai sumber protein, mineral dan vitamin.
Ketika berbuka, pilih beberapa makanan yang tidak langsung meberatkan kerja alat penceranaan.
Misalnya saja, buah-buahan segar yang rasanya manis, bubur kacang hijau, atau bubur susu yang ditambah buah (segar atau kering).
Jika kehamilan Anda normal dan sehat, olahraga tetap perlu dijalani.
Lakukan olah raga ringan saja. Bukan untuk mengurangi berat badan, tapi untuk memelihara kesehatan dan kebugaran Anda. Selain itu, olahraga ternyata bisa menurunkan keinginan untuk makan. Karena, ketika berolahraga, otak biasanya akan membentuk zat kimia yang akan mengirimkan pesan “kenyang”. Untuk itu, paling tidak Anda perlu melakukan latihan aerobik sekitar 20 menit secara rutin setiap harinya.
Hentikan puasa jika tak sehat.
Jika Anda merasa tubuh kurang enak atau tidak nyaman salama berpuasa, sebaiknya hentikan puasa Anda. Jangan dipaksakan, karena mungkin bisa berisiko bagi kesehtan Anda maupun janin. Jika perlu periksakan diri Anda ke dokter.
Itulah beberapa Tips Sehat Puasa Ramadhan bagi Wanita Hamil yang dapat SoogLo Media share, jika Anda memiliki tips-tips lain seputar tips puasa ramadhan khususnya untuk ibu hamil, silakan bisa Anda share lewat kolom komentar dibawah. Terima kasih dan Semoga bermanfaat.
ReadFull Article ..
Perlu Anda ketahui, bahwasanya wanita yang hamil dan menjalankan ibadah puasa tidak berdampak secara drastis pada berat bayi saat dilahirkan nanti. Namun, jika Anda khawatir dengan kondisi bayi Anda karna berpuasa, cobalah amalkan beberapa tips puasa bagi ibu hamil berikut ini.
Kehamilan Harus Normal.
Artinya, Anda dalam kondisi sehat, begitu pula sang janin. Untuk itu, Anda harus memeriksakan diri ke dokter sebelum menjalankan ibadah haji.

Anda akan mendapatkan gizi yang seimbang jika makanan Anda terdiri dari padi-padian atau serelia, sayur atau buah-buahan, serta daging dan sayur.
Vitamin dan Mineral.
Antara lain, asam folat (dari sayuran hijau, hati, daging dan telur), zat besi (dari hati ayam atau sapi, daging, kacang-kacangan atau sayuran berdaun hijau) dan kalsium (dari susu dan produk olahannya, tempe atau tahu, serta berbagai minuman yang difortifikasi dengan kalsium).
Penuhi Kebutuhan Cairan, agar tidak menyebabkan dehidrasi.
Jika memang ingin puasa, usahakan untuk minum yang banyak di malam hari.
Ketika Sahur, Hindari karbohidrat Sederhana (seperti permen dan cokelat), karena akan merangsang produksi hormon insulin untuk membakar guka dalam darah.
Jika kadar gula turun, Anda akan lemas, pusing dan perut terasa perih. Oleh karena itu, pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi dan sayur, serta ikan pepes, atau tumis tauge dengan telur rebus. Makanan seperti ini dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Jangan lupa minum susu sebagai sumber protein, mineral dan vitamin.
Ketika berbuka, pilih beberapa makanan yang tidak langsung meberatkan kerja alat penceranaan.
Misalnya saja, buah-buahan segar yang rasanya manis, bubur kacang hijau, atau bubur susu yang ditambah buah (segar atau kering).
Jika kehamilan Anda normal dan sehat, olahraga tetap perlu dijalani.
Lakukan olah raga ringan saja. Bukan untuk mengurangi berat badan, tapi untuk memelihara kesehatan dan kebugaran Anda. Selain itu, olahraga ternyata bisa menurunkan keinginan untuk makan. Karena, ketika berolahraga, otak biasanya akan membentuk zat kimia yang akan mengirimkan pesan “kenyang”. Untuk itu, paling tidak Anda perlu melakukan latihan aerobik sekitar 20 menit secara rutin setiap harinya.
Hentikan puasa jika tak sehat.
Jika Anda merasa tubuh kurang enak atau tidak nyaman salama berpuasa, sebaiknya hentikan puasa Anda. Jangan dipaksakan, karena mungkin bisa berisiko bagi kesehtan Anda maupun janin. Jika perlu periksakan diri Anda ke dokter.
Itulah beberapa Tips Sehat Puasa Ramadhan bagi Wanita Hamil yang dapat SoogLo Media share, jika Anda memiliki tips-tips lain seputar tips puasa ramadhan khususnya untuk ibu hamil, silakan bisa Anda share lewat kolom komentar dibawah. Terima kasih dan Semoga bermanfaat.
Tips Agar Potongan Alpukat Tidak Menghitam
Alpukat merupakan salah satu jenis buah-buahan yang banyak mengandung lemak essential yang cukup banyak. Alpukat paling enak dibuat jus, dicampur dalam es campur, atau diolah menjadi masakan tertentu. Sebelum dicampur, alpukat tentu harus dipotong-potong terlebih dulu.
Namun, terkadang daging buah yang terlalu banyak dipotong tak habis disantap sekali makan. Sedangkan sisanya, kalau tak cepat-cepat dihabiskan pasti akan menghitam dan membusuk. Akhirnya, sisanya harus masuk lemari es.

Namun walupun kita menyimpan alpukat potong di dalam lemari es pun, kita butuh trik tersendiri. Setelah daging buahnya dipotong, beri tambahan perasan jeruk lemon di atasnya. Sama seperti pada apel dan pir, perasan air jeruk lemon akan membantu mencegah daging buah jadi menghitam saat disimpan.
Setelah itu, bungkus wadahnya menggunakan plastik yang kedap udara. Usahakan agar wadah tersebut benar-benar tanpa udara didalmnya. Dengan cara ini, alpukat ataupun buah-buahan lainnya masih bisa disimpan selama dua hari dan masih terlihat segar.
Sumber: Kompas.com
ReadFull Article ..
Namun, terkadang daging buah yang terlalu banyak dipotong tak habis disantap sekali makan. Sedangkan sisanya, kalau tak cepat-cepat dihabiskan pasti akan menghitam dan membusuk. Akhirnya, sisanya harus masuk lemari es.

Namun walupun kita menyimpan alpukat potong di dalam lemari es pun, kita butuh trik tersendiri. Setelah daging buahnya dipotong, beri tambahan perasan jeruk lemon di atasnya. Sama seperti pada apel dan pir, perasan air jeruk lemon akan membantu mencegah daging buah jadi menghitam saat disimpan.
Setelah itu, bungkus wadahnya menggunakan plastik yang kedap udara. Usahakan agar wadah tersebut benar-benar tanpa udara didalmnya. Dengan cara ini, alpukat ataupun buah-buahan lainnya masih bisa disimpan selama dua hari dan masih terlihat segar.
Sumber: Kompas.com
Subscribe to:
Posts (Atom)