Showing posts with label batik. Show all posts
Showing posts with label batik. Show all posts

Thursday, January 30, 2014

Industri kecil batik kekurangan tenaga kerja

Industri kecil batik di Cirebon berguguran akibat kekurangan tenaga kerja. Sekitar 60% dari 360 industri kecil dan menengah (IKM) bank di kabupaten itu telah gulung tikar dalam 5 tahun terakhir.

Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pengrajin Batik Cirebon Rukadi Suminta mengatakan gelombangpenutupan pabrik IKM balik di Cirebon mulai parah justru sejak penetapan kerajinan asli Indonesia tersebut sebagai warisan budaya dunia oleh Unesco. "Sejak 2 tahun lalu bermunculan industri batik hingga tenaga kerja banyak terserap ke luar Cirebon," katanya, kemarin.


Kondisi tersebut mengurangi jumlah perajin batik di Cirebon hingga 20% dan memaksa pro-dusen lokal mengalihkan produksi ke kota lain seperti Pekalongan untuk memenuhi permintaan pasar yang tumbuh pesat.

"Padahal setiap IKM buluh 5- 20 tenaga kerja "untuk memproduksi sekitar 3 kodi |60 potong) sampai 5 kodi [100 porong) pakaian per bulan," jelas Rukadi. Menteri Perindustrian M. S. Hidayat berjanji akan berusaha mengatasi kekurangan sumberdaya manusia tersebut melalui balai pelatihan tenaga kerja dan pendidikan membalik di sekolah.

"Memang banyak generasi muda beralih ke profesi lain karena nya harus ada diklat. Di sisi Ijin. pengusaha batik harus menunjukkan prospek [profesi perajin] batik," kata Hidayat. Sementara itu Menkop Sjarifuddin Hasan meminta pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil,dan menengah fokus terlebih dahulu menggarap pasar lokal.

"Tak usah bermimpi lebih dulu bisa memasarkan produk ke pasar global," ujarnya pada seminar Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (1KVVI) bertema Ayo Berun-rausaha, kemarin. Permintaan dalam negeri besar dan luar biasa potensinya. "Karena itu coba layani pasar lokal lebihdulu."
ReadFull Article ..

Wednesday, November 6, 2013

Tips Merawat Batik Tulis

Batik yang kini sudah dikukuhkan menjadi cagar budaya dunia oleh UNESCO ini memang sangat indah. Saat ini batik sudah menjadi pakaian di kalangan pegawai kantoran dan anak sekolahan. Malah ada beberapa kantor atau sekolah yang mewajibkan untuk memakai batik. Kita biasa melihat tiap hari Jumat, bermacam motif dan jenis batik mereka kenakan untuk melestarikan kearifan lokal.

Tips Merawat Batik Tulis
Batik memang menjadi pakaian idola masyarakat Indonesia. Terkadang kita melihat beberapa orang memakai batik untuk menghadiri Acara Pernikahan, dan itu hampir di setiap daerah seluruh Indonesia. Batik seperti sudah menjadi pakaian Nasional.

Batik seakan menjadi pakaian khusus yang mempunyai ruang wajib pemakaiannya. Tingkat kesulitan dalam membuat Batik Tulis menjadikan harganya terbilang mahal, ini mirip dengan proses pembuatan Tas Hermes. Selain itu, perawatan batik pun ternyata perlu siasat khusus untuk menjaga kecerahan warnanya agar tak pudar.

Bila Anda memiliki Batik Tulis, ada baiknya Anda membaca Tips Merawat Batik Tulis di bawah ini agar kain batik Anda tetap indah dan warnanya tidak pudar. Berikut adalah proses Tips Merawat Batik Tulis selengkapnya:

1. Jika Anda akan mencuci pakaian batik, terlebih dahulu pisahkan dengan pakaian lain. Saat mencuci, usahakan tidak menggunakan detergen atau sabun colek yang membuat warna batik cepat pudar. Untuk mensiasatinya, gunakanlah sabun lerak supaya warnanya tetap cerah. Sabun lerak adalah sabun khusus untuk mencuci batik yang terbuat dari melati.

2. Jangan mencuci kain batik dengan menggunakan mesin cuci dan sikat. Terutama bagi batik yang terbuat dari sutera dan tenunan tangan. Cukup cuci kain batik dengan cara menguceknya menggunakan tangan kucek dengan lembut.

3. Pada proses pengeringan awal, kain batik lebih baik jangan diperas karena akan menjadi kusut. Anda lebih baik mengurut kain dari atas ke bawah agar air lepas dari batik.

4. Pada proses pengeringan selanjutnya, kain batik jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari. Anda cukup menggantungkanya dengan hanger dan dijemur di ruang terbuka yang beratap agar bisa terkena angin.

5. Bila menyeterika kain batik, atur suhu seterika jangan sampai terlalu panas. Cukup dengan kondisi hangat.

6. Simpan kain batik di almari dengan ratus wangi untuk menghindari rengat. Atau bisa juga dengan merica dan akar wangi yang dibuntel dengan kain.

Nah, itu lah beberapa Tips Merawat Batik Tulis yang bisa Anda coba di rumah. Sekedar informasi tambahan, bagi Anda muslimah yang ingin belajar memakai jilbab, yuk baca Cara Memakai Jilbab di blog ini. Semoga bermanfaat!
ReadFull Article ..