Showing posts with label of. Show all posts
Showing posts with label of. Show all posts
Wednesday, January 22, 2014
Calculating Heading Or Bearing Angle Of GPS Coordinates
Heading is the direction you are walking or driving a vehicle or flying, it is using units of degrees with the north as a point of 0 or 360 degrees. East is 90 degrees, south is 180 degrees, and west as 270 degrees. North may use the magnetic north (compass), but can also use an absolute north (North Pole).
In this attached excel sheet, I use the absolute north as a point of north or 0 degree.

Suppose you are walking from point A to point C, or from starting point to a camp as the above picture, through point B or a bridge at north. Start at point A, you move to the north to point B, or the so-called heading 0 degree, as far as 10 km. Arriving at point B, you turn to the right, or the so-called 90-degrees heading and walk towards point C with 10 km distance. Bearing is the angle of the starting point towards the end of the journey or the destination point, or position of an object from the observer. So a bearing, can be composed of several headings. In the example above, bearing from point A to point C is 45 degrees. Bearing is also called azimuth.
GPS coordinate system used on the Excel sheet is a decimal number, because it is more easily calculated. On ‘conversion’ sheet, there are formulas to change decimal number to sexagesimal (degrees minutes seconds).
Please note the sequence of latitude and longitude coordinate, not to reverse. Google Maps uses a system of latitude and longitude (y and x), instead of as usual in mathematics longitude and latitude (x and y).
Heading when start is not always the same as when finish, especially for long distance. If we are near the equator, heading at the beginning and at the end of travel can be almost the same. It is because of our position on the north and south poles are always about the same. For example a flight conducted along the equator toward the east (heading 90 degrees). As long as the aircraft follows the equator and towards the east, in any position, the north pole is always on the left, and the south pole is always on the right of that aircraft.
Likewise, if we fly along the line of latitude. Eg from the south pole to the north pole. During the trip, either at the start or near the destination, north pole position is always in front and the south pole is always in the back. So heading at the start and at the end of flight is almost the same 0 degree.
But if the journey is done over the pole, for example: the north pole, at the beginning of the trip heading 0 or 360 degrees. When passing over the north pole (90,0), the heading will change to 180 degrees.
For example: flights from Pulkovo International Airport, Saint Petersburg, Russia (59.800278, 30.262500) to the Ted Stevens Anchorage International Airport, Alaska, United States of America (61.17417, -149.99833). At Saint Petersburg, Russia after take off; initial heading 0.147 or to the north, when approaching Anchorage just before landing, heading is changed to 179.844 or heading to the south. Even though the flight is following straight line. And the shortest distance between Saint Petersbug to Anchorage is over the north pole.
So to explain the flight path, mid point needs to be calculated, ie the point in the middle of a trip. Saint Petersburg flight towards Anchorage has mid point at (89.309101, 36.265637). Heading at the mid point is 6,130 degrees.
Another example: a flight from Bordeaux Airport, Merignac, France (44.830309, -0.701237) to Toronto Pearson International Airport, Mississauga, Ontario, Canada (43.67768, -79.624958). After takeoff in Bordeaux, flight will be heading to 298.900 degrees. Half way will be at mid point (51.605128, -40.625340) and heading will become 268.540 degrees. Before landing in Toronto, the final heading is 239.258 degrees. So after take off flight heads to approximately north-west, at the mid point heads to the west, while approaching Toronto flight heads to approximately the southwest.
Both cities Bordeaux and Toronto are at nearly the same latitude line, which is about 44 degrees north latitude. But because the shape of the globe, the shortest distance between the two cities does not follow that latitude line. The shortest distance between Bordeaux and Toronto is over the mid point located at 51.6 degrees north latitude, about 8 degrees more to the north of the latitude of Bordeaux and Toronto. If flying from Bordeaux to Toronto follows the line of 44 degrees north latitude, it will always be a constant heading of about 270 degrees. The north pole will always be on the right, and the south pole is always on the left.
Earth radius used is 6,378.14 km and it is radius of the earth at the equator. Earth radius number can be adjusted for better accuracy because the earth is not perfectly round. The average value of earth radius is 6371 km. While the Earths polar radius is 6,356.7523 km.
If using Google Maps, then the calculation result can be copied and paste in the Search box on Google Maps, then press the Search button. Google Maps will show the intended point on the map.
Labels:
angle,
bearing,
calculating,
coordinates,
gps,
heading,
of,
or
Tuesday, November 5, 2013
Ninja Museum of Igaryu
Dari rumah jam 06:30 kami naik sepeda ke stasiun Nagamori (kaya kencan anak SMA Jepang saja.. hehe), maklum selama ini kami selalu berpergian naik mobil, jadi biar ada kesan tersendiri kami naik sepeda (jangan ditiru ya, soalnya naik sepeda berboncengan berdua itu sebenarnya tidak diperbolehkan di Jepang, kalau ketemu polisi bisa dimarahi). Perjalanan naik sepeda ke stasiun memakan waktu 20 menit, lalu kami naik kereta JR dengan rute Nagamori - Gifu - Nagoya - Kameyama - Igaueno, kemudian lanjut naik kereta Iga dengan rute Iga Ueno - Ueno shi. 5 kali pindah kereta, dengan lama perjalanan 3 jam 30 menit, biaya kereta 1 orang 2460 yen. Cukup jauh juga, tapi karena berdua jadi terasa menyenangkan.
Tiba di Ueno shi sekitar jam 10:30, benar-benar suasananya desa banget, stasiunnya tidak seperti stasiun tapi seperti halte bis. Tapi suasana ninjanya sangat kental sekali. Jangan kaget kalau di sekitar stasiun ada boneka ninja bergelantungan di atas dan banyak sekali orang-orang yang berpakaian Cosplay Ninja, bahkan anjing-anjing yang dibawapun berpakaian ninja lho.
Setelah keluar dari stasiun kami melewati gedung tempat untuk menyewa pakaian ninja, langsung saja saya sewa dengan biaya 1000 yen dan harus dibalikin pada hari itu juga paling lambat jam 17:00. Karena cuaca cukup dingin, istri saya enggan untuk bercosplay Ninja, tetapi setelah saya berubah jadi Ninja, istri saya ingin Cosplay kimono. Jadi kami pergi ke tempat penyewaan kimono. Di tengah jalan istri saya lihat ada tempat pembuatan hanko (stempel khusus buat tanda tangan orang Jepang), karena saya belum punya hanko atau juga disebut inkan, maka saya buat hanko yang terbuat dari batu dengan biaya sebesar 500 yen. Setelah itu, kami pergi ke tempat penyewaan baju kimono, tapi setelah di sana istri saya berubah pikiran untuk mengenakan Hakama, karena sudah lama sekali dia tidak pernah memakainya. Dan katanya pemilik toko sih, hari ini belum ada yang sewa hakama, jadi baru dia sendiri.
| Kereta Iga designnya Ninja banget |
| Kami naik kereta ini |
| Stasiun Iga shi |
![]() |
| Berubah |
| Sensei sedang membuatkan saya Hanko |
| Jenis hanko di Jepang ada beberapa, antara lain jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in. Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, untuk jadi guarantor, dsb. jenis ini diregisterkan ke shiyakusho. Ginko-in adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat account di bank. inkan ini diregisterkan ke bank. Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari-hari, dan tidak diregisterkan. Ini hanko saya dan rencananya akan saya jadikan satu jadi Jitsu in, ginko in dan mitome in |
| Hakama dan Ninja |
![]() |
| Anjing Ninja |
| Ninja-ninja berkeliaran di sudut desa |
Setelah masuk museum, di jelaskan ruangan di rumah ninja, dimana ada pintu rahasia, dan bila ada serangan mendadak ada tempat menyimpan senjata secara rahasia. Cukup mencengangkan juga, tapi sangat disayangkan buat turis asing, karena semuanya dijelaskan dengan bahasa Jepang. Setelah itu baru masuk ke Museum tempat dimana alat-alat senjata Ninja dan pakaian Ninja asli berada. Tapi baru saja memasuki museum, ada pemberitahuan kalau acara Ninja Show akan segera dimulai, langsung saja kami pergi ke tempat show.
Untuk melihat Ninja show, dikenakan biaya 300 yen/orang. Cukup keren dan lucu juga lho, selain dijelaskan senjata rahasia apa saja yang dipakai dan cara menggunakannya (seperti payung bisa jadi pedang dan sapu bisa jadi pedang juga, cara melempar shuriken dll), para ninja juga punya selera humor yang lucu, seperti loncat bersalto kemudian rambut palsunya lepas. Alhasil penonton pada ketawa semua. Sayang sekali show ini tidak diperbolehkan untuk merekam video dan durasinya hanya 15 menit, pengennya 1 jam apa 2 jam gitu.. Setelah show selesai, penonton diperbolehkan untuk mencoba melempar shuriken di panggung. Karena banyak yang mengantri, saya tidak mencoba melempar shuriken, dan balik melanjutkan lihat isi Museum.
| Tiket masuk |
| Tempat menyimpan senjata di lantai rahasia |
| Mengeluarkan senjata rahasia |
| Masuk ke Ninja Show |
| Ninja show |
| Senjata yang digunakan asli lho |
Di dalam museum terdapat koleksi senjata-senjata dan pakaian yang dikenakan Ninja.
Sekitar jam 16:00 setelah melihat semuanya, kami pulang menggunakan kereta. Tentu saja mengembalikan kostum dulu. Yang sangat disayangkan di desa Ninja Iga ini, rumah makan sangat minim sekali. Bahkan sulit sekali untuk mencari makanan, yang banyak hanya toko jajan Jepang (wagashi). Alhasil kami beli oleh-oleh wagashi, dan makan roti saja. Baru setelah sampai di Nagoya kami mampir ke Osu Kannon untuk belanja dan makan Unagi, lalu pulang ke Gifu.
Rute kereta yang kami gunakan berbeda dari rute keberangkatan. Menggunakan kereta Iga dengan rute Ueno shi - Igakanbe, baru oper naik Kintetsu dengan rute Igakanbe - Isenakagawa - Nagoya, kemudian setelah jalan-jalan di Osu Kannon naik chikatetsu, kembali ke stasiun Nagoya JR dengan rute Nagoya - Gifu - Nagamori.
| Bentuk ninja dalam penyamaran |
| Sandal untuk berjalan di atas air |
| Alat untuk memanjat tembok tinggi |
| Senjata untuk membobol tembok |
| Alat untuk membuka gembok |
| Senjata-senjata |
| Senjata cakar |
| Tongkat |
| Rumah ninja dan istrinya :) |
| Kereta yang kami naiki dari Ueno shi ke Igakanbe |
Subscribe to:
Posts (Atom)

