Showing posts with label fenomena. Show all posts
Showing posts with label fenomena. Show all posts
Friday, February 21, 2014
Fenomena Maniak Branded
You are what you wear, what your clothes reveal about you " Anda adalah apa yang Anda kenakan, Apa pakaian anda mengungkapkan tentang siapa anda. Istilah ini sudah menjadi budaya persepsi hampir semua orang, apa yang anda kenakan menunjukan siapa diri anda sebenarnya. Benarkah demikian? Pendapat ini tidak sepenuhnya benar, namun pada kenyataannya meskipun salah menilai tetap saja penampilan luar menjadi Inilah fenomena yang terjadi di masyarakat, sesuatu yang ber-merk banyak diburu demi membangun sebuah citra tertentu di mata orang orang lain. Wajar-wajar saja jika ada yang maniak dengan barang branded, karena memakai merk tertentu dianggap dapat meningkatkan kualitas diri, gaya hidup dan tentu saja bisa diterima dalam komunitas kaum berkelas. Oleh sebab itu, perusahaan berlomba-lomba membuat suatu produk dengan mengutamakan kualitas, mutu jaminan, sistem penyampaian produk dan harus mampu memenuhi selera konsumen meski harus dibandrol dengan biaya super extra, ini semata agar mendapatkan citra yang baik di mata konsumen. Brand yang baik merupakan salah satu asset bagi perusahaan, dan dalam memahami prilaku konsumen agar mau memutuskan pembeliannya pada suatu produk, perusahaan harus terlebih dahulu mengerti atau paham tentang karakteristik konsumen mulai dari rangsangan dari luar maupun perasaan yang timbul dari dirinya sendiri.
Kok Malu Dengan Produk Lokal???
Memangnya ada apa sih dengan produk made in negara sendiri, hingga terkesan alergi mengenakan produk lokal. Persepsi yang kurang nyaman ini, disebabkan produk lokal belum mampu memenuhi QC ( Quality Control) standard seperti barang merk branded, selain itu budaya kita tidak mampu menjaga mutu produknya dan pelayanannya kurang memuaskan para konsumen. Banyak pengrajin dan usaha menengah diawal peluncuran produk mampu menciptakan barang yang bagus tidak kalah dengan branded, namun ketika produk mereka tengah naik daun atau laris manis dipasaran, tiba-tiba saja menurunkan kualitas mutu jaminan, dibuat asal-asalan karena sudah merasa produknya di percaya dan banyak peminatnya.
Ehh..Jangan tertipu dengan merk !!!
Apa tidak mungkin merk branded dibeli diluar negri buatan lokal???
Banyak perusahaan Indonesia memproduksi produk merk terkenal yang di ekspor dibelahan dunia, salah satunya sepatu Nike. Harusnya kita bangga bahwa Indonesia mampu memproduksi sepatu branded dengan mengikuti standar mutu Nike ala Amrik. Hanya saja sangat disayangkan, ketika salah satu produk mengalami cacat sedikit atau yang lebih dikenal dengan produk BS, maka barang tersebut dipasarkan di Indonesia, atau istilah kasarnya " kita buat barang terbaik orang lain menikmati, sedangkan yang jelek kita makan sendiri". Yaa, semoga saja tidak semua produsen menjual barang terbaiknya hanya untuk konsumsi orang luar. Kesimpulanya bahwa bisa jadi anda membeli barang branded diluar negri tetapi ternyata yang buat negara kita sendiri. Banyak produk tanah abang dan Bandung ditemukan di luar negri, jadi mengapa kita masih harus malu memakai produk Indonesia, sedangkan orang bule saja bangga memakai produk kita. Say Yess Aku Cinta Produk Indonesia.
semoga bermanfaat dan mohon koreksinya
Thursday, December 12, 2013
10 Fenomena Paranormal yang Tetap Misteri Bag 1
Fenomena paranormal, yang kerap berhubungan dengan dunia lain banyak dikisahkan dari waktu ke waktu. Banyak di antaranya menjadi legenda urban, atau pada lingkup "percaya nggak percaya."
Beberapa kisah di bawah ini merupakan laporan yang dimuat pada media berita di masa lalu. Setidaknya, inilah yang pernah tercatat secara nyata. Karena terlalu panjang, Apa Kabar Dunia membaginya menjadi dua bagian. Inilah bagian pertama.
1. Ghost Ship of the Frozen North (1931)
Beberapa kisah di bawah ini merupakan laporan yang dimuat pada media berita di masa lalu. Setidaknya, inilah yang pernah tercatat secara nyata. Karena terlalu panjang, Apa Kabar Dunia membaginya menjadi dua bagian. Inilah bagian pertama.
1. Ghost Ship of the Frozen North (1931)
Baychimo, sebuah kapal uap berbobot 1.322 ton milik perusahaan perdagangan Hudson Bay Trading Co. yang memiliki rute dari Alaska ke British Columbia biasa mengangkut barang dan penumpang.
Pada tanggal 1 Oktober 1931, kapal tersebut kembali menuju Vancouver. Sungguh nahas, di tengah perjalanan Baychimoo terjebak musim dingin yang tiba sangat cepat, sehingga terjebak di lautan yang membeku. Kapten dan kru tak berdaya selain menunggu pertolongan.
Tanggal 15 Oktober, pihak perusahaan mengirim bantuan pesawat penyelamat. Namun, di penerbangan awal hanya bisa mengangkut 22 orang saja. Terpaksa Kapten dan 14 kru lainnya membangun tempat perlindungan di atas es.
Cuaca sangat buruk, badai kerap terjadi. Mereka harus menunggu berminggu-minggu di atas es yang membeku. Pada tanggal 25 November, setelah badai berlalu, Kapten dan para kru terkejut melihat kapal mereka, Baychimo, lenyap begitu saja.
Beberapa hari kemudian, seorang pemburu anjing laut mengaku melihat sebuah kapal laut mengapung di laut lepas. Jaraknya 44 mil (71 Km) dari tempat semula. Dan, selama bertahun-tahun berbagai laporan penampakan Baychimo terus terjadi hingga terakhir kalinya terlihat di tahun 1969 dan nasib si kapal hantu ini sekarang tetap jadi misteri.
Pada tanggal 1 Oktober 1931, kapal tersebut kembali menuju Vancouver. Sungguh nahas, di tengah perjalanan Baychimoo terjebak musim dingin yang tiba sangat cepat, sehingga terjebak di lautan yang membeku. Kapten dan kru tak berdaya selain menunggu pertolongan.
Tanggal 15 Oktober, pihak perusahaan mengirim bantuan pesawat penyelamat. Namun, di penerbangan awal hanya bisa mengangkut 22 orang saja. Terpaksa Kapten dan 14 kru lainnya membangun tempat perlindungan di atas es.
Cuaca sangat buruk, badai kerap terjadi. Mereka harus menunggu berminggu-minggu di atas es yang membeku. Pada tanggal 25 November, setelah badai berlalu, Kapten dan para kru terkejut melihat kapal mereka, Baychimo, lenyap begitu saja.
Beberapa hari kemudian, seorang pemburu anjing laut mengaku melihat sebuah kapal laut mengapung di laut lepas. Jaraknya 44 mil (71 Km) dari tempat semula. Dan, selama bertahun-tahun berbagai laporan penampakan Baychimo terus terjadi hingga terakhir kalinya terlihat di tahun 1969 dan nasib si kapal hantu ini sekarang tetap jadi misteri.
2. Pascagoula Phantom Barber

Di bulan Juni 1942, warga Pascagoula, Mississippi dikejutkan oleh teror menakutkan. Yakni sosok misterius pemotong rambut yang dijuluki Phantom Barber, karena beroperasi tengah malam seperti hantu.
Sasaran utamanya gadis-gadis berambut pirang. Cara kerjanya dengan masuk seperti pencuri, lewat jendela lalu memotong rambut penghuni rumah yang tertidur. Ia tidak pernah mengambil barang lain kecuali rambut.
Korban pertamanya dua gadis muda di biara, lalu seorang anak perempuan berusia 6 tahun, dan terus berlanjut jadi teror mengerika di Pascagoula. Polisi dibuat bingung. Hadiah $ 300 yang ditawarkan bagi yang bisa memberi informasi serta bantuan anjing pelacak tak mampu mengungkap jati diri pelaku.
Sebuah peristiwa yang terjadi di rumah pasangan Terrell Heidelburg dikatikan dengan tertangkapnya Phantom Barber. Suatu malam, rumah keluarga ini dimasukki seseorang lewat jendela dan menyergap pasangan suami-istri Terrell. Sang istri dibuat tak sadarkan diri, sementara sang suami dipukuli secara brutal. Untunglah keduanya selamat. Dua bulan kemudian, polisi menangkap William A. Dolan, ahli kima sebagai tersangka utama.
Kediaman Dolan digeledah dan polisi menemukan beberapa helai rambut sehingga seolah-olah kasus si hantu rambut ini tuntas. Nyatanya, Dolan terus menyangkal tuduhan tersebut namun tidak bisa lepas dari dakwaan menyerang pasangan Terrel. Selain itu tindakan Phantom Barber sangat susah dijerat secara hukum, karena sang hantu tidak pernah menyentuh atau membuat kekerasan selain rambut mereka. Kasus ini pun berakhir begitu saja secara misterius.
Sasaran utamanya gadis-gadis berambut pirang. Cara kerjanya dengan masuk seperti pencuri, lewat jendela lalu memotong rambut penghuni rumah yang tertidur. Ia tidak pernah mengambil barang lain kecuali rambut.
Korban pertamanya dua gadis muda di biara, lalu seorang anak perempuan berusia 6 tahun, dan terus berlanjut jadi teror mengerika di Pascagoula. Polisi dibuat bingung. Hadiah $ 300 yang ditawarkan bagi yang bisa memberi informasi serta bantuan anjing pelacak tak mampu mengungkap jati diri pelaku.
Sebuah peristiwa yang terjadi di rumah pasangan Terrell Heidelburg dikatikan dengan tertangkapnya Phantom Barber. Suatu malam, rumah keluarga ini dimasukki seseorang lewat jendela dan menyergap pasangan suami-istri Terrell. Sang istri dibuat tak sadarkan diri, sementara sang suami dipukuli secara brutal. Untunglah keduanya selamat. Dua bulan kemudian, polisi menangkap William A. Dolan, ahli kima sebagai tersangka utama.
Kediaman Dolan digeledah dan polisi menemukan beberapa helai rambut sehingga seolah-olah kasus si hantu rambut ini tuntas. Nyatanya, Dolan terus menyangkal tuduhan tersebut namun tidak bisa lepas dari dakwaan menyerang pasangan Terrel. Selain itu tindakan Phantom Barber sangat susah dijerat secara hukum, karena sang hantu tidak pernah menyentuh atau membuat kekerasan selain rambut mereka. Kasus ini pun berakhir begitu saja secara misterius.
3. The House of Blood (1987)

William dan Minnie Winston adalah pasangan tua yang tinggal di sebuah rumah sewaan di Atlanta, Georgia. Pada malam tanggal 8 September 1987, Minnie melihat darah berceceran di kamar mandi. Ia segera memberitahu suaminya untuk memeriksa.
Betapa kagetnya mereka berdua melihat bercak-bercak darah muncul di banyak ruangan, mulai dari dapur, ruang tamu, kamar tidur, dan lorong-lorong. Bercak darah tersebut muncul begitu saja di dinding rumah.
Mereka akhirnya melaporkan peristiwa aneh ini pada kepolisian setempat. Awalnya, polisi tidak percaya dan menganggap ini hanya lelucon William belaka. Belakangan ketika sampel darah diambil, hasil laboratorium menunjukkan bahwa darah tersebut merupakan darah manusia bergolongan darah O, sementara suami-istri ini bergolongan darah A.
Kasus ini tidak terungkap, atau mungkin ditutup begitu saja. Karena beberapa tahun kemudian William dan Minnie Winston pindah ke rumah baru. Rumah berdarah ini kabarnya telah disewakan pada orang lain dan tak ada kabar menyeramkan setelah itu.
Betapa kagetnya mereka berdua melihat bercak-bercak darah muncul di banyak ruangan, mulai dari dapur, ruang tamu, kamar tidur, dan lorong-lorong. Bercak darah tersebut muncul begitu saja di dinding rumah.
Mereka akhirnya melaporkan peristiwa aneh ini pada kepolisian setempat. Awalnya, polisi tidak percaya dan menganggap ini hanya lelucon William belaka. Belakangan ketika sampel darah diambil, hasil laboratorium menunjukkan bahwa darah tersebut merupakan darah manusia bergolongan darah O, sementara suami-istri ini bergolongan darah A.
Kasus ini tidak terungkap, atau mungkin ditutup begitu saja. Karena beberapa tahun kemudian William dan Minnie Winston pindah ke rumah baru. Rumah berdarah ini kabarnya telah disewakan pada orang lain dan tak ada kabar menyeramkan setelah itu.
4. The Ghost Guyra (1921)

Tanggal 8 April 1921, keluarga Bowen di Guyra, New South Wales, Australia, tiba-tiba diteror oleh serangan hujan batu. Polisi setempat pun dihubungi untuk menyelidiki peristiwa ini.
Setiap malam sesudahnya, polisi berdatangan melakukan patroli, dan bahkan pasukan khusus dikerahkan menjaga rumah tersebut. Anehnya, serangan bebatuan terus terjadi menghantam rumah, dan entah dari mana asalnya. Polisi kebingungan mencari sumbernya. Mereka pun menyerah.
Saat serangan terus terjadi berhari-hari, salah satu anak perempuan keluarga ini, Minnie yang masih berusia 12 tahun pulang ke rumah dan mengaku ia melakukan ini untuk menakuti kakak-adiknya. Tentu saja penjelasan ini tidak bisa diterima oleh pihak berwajib.
Anehnya, ketika ia dikirim kembali ke Glenn Innes untuk mengunjungi neneknya, serangan poltergeist ini kembali terjadi, rumah dihujani bebatuan. Pada awal Agustus, ketika Minnie akhirnya dipanggil pulang ke rumah, serangan batu mulai reda dan akhirnya berhenti.
Kasus ini menguap begitu saja, tanpa ada yang bisa mengungkap. Karena Minnie Bowen setelah menikah tidak pernah menceritakan apa yang sesungguhnya terjadi, dan bagaimana fenomena ini muncul. Apakah ada pengaruh roh-roh jahat di sekeliling Minni saat kecil? Tak pernah terungkap.
Setiap malam sesudahnya, polisi berdatangan melakukan patroli, dan bahkan pasukan khusus dikerahkan menjaga rumah tersebut. Anehnya, serangan bebatuan terus terjadi menghantam rumah, dan entah dari mana asalnya. Polisi kebingungan mencari sumbernya. Mereka pun menyerah.
Saat serangan terus terjadi berhari-hari, salah satu anak perempuan keluarga ini, Minnie yang masih berusia 12 tahun pulang ke rumah dan mengaku ia melakukan ini untuk menakuti kakak-adiknya. Tentu saja penjelasan ini tidak bisa diterima oleh pihak berwajib.
Anehnya, ketika ia dikirim kembali ke Glenn Innes untuk mengunjungi neneknya, serangan poltergeist ini kembali terjadi, rumah dihujani bebatuan. Pada awal Agustus, ketika Minnie akhirnya dipanggil pulang ke rumah, serangan batu mulai reda dan akhirnya berhenti.
Kasus ini menguap begitu saja, tanpa ada yang bisa mengungkap. Karena Minnie Bowen setelah menikah tidak pernah menceritakan apa yang sesungguhnya terjadi, dan bagaimana fenomena ini muncul. Apakah ada pengaruh roh-roh jahat di sekeliling Minni saat kecil? Tak pernah terungkap.
5. Eleanore Zugun (1925)

Eleanor Zugun, gadis kecil berusia 12 tahun mengalami peristiwa aneh pada dirinya. Kejadiannya berawal saat ia menginap di rumah neneknya di Rumania. Suatu hari, tiba-tiba pin dan jarum terbang melintasi ruangan dan menusuk kulit Eleanor. Benda-benda di sekelilingnya berserakan. Piring-piring pecah, sebuah bejana air besar melayang ke udara dan jatuh pecah berkeping-keping hanya beberapa meter dari Eleanor. Neneknya percaya Eleanore dirasuki oleh roh jahat.
Beberapa bulan kemudian, Eleanore dikirim ke biara untuk upacara pengusiran setan, namun tidak berhasil. Para imam akhirnya mengirim Eleanore ke rumah sakit jiwa. Surat kabar pun memuat kisahnya.
Selanjutnya, Eleanor dibawa ke rumah Countess Zoe Wassiliko-Serecky di Wina. Countess ini menjadi pelindung Eleanore dan dilatih sebagai penata rambut, karena ia tahu Eleanor tidak gila dan bukan sepantasnya dikekang dalam rumah sakit jiwa.
Aneh, seranga pada Eleanor semakin meningkat. Ia ditampar, digigit, rambutnya ditarik, dan berbagai benda terbang ke arahnya dengan tujuan melukai dirinya. Countess bingung dengan fenomena ini, karena ia melihat ada bayangan hitam bergerak di sekitar gadis kecil tersebut sebelum fenomena ini terjadi.
Akhirnya Eleanore dibawa ke Laboratorium National Psychical Research di London. Serangan-serangan terus terjadi, namu ketika ia berusia 14 tahun, fenomena aneh ini berhenti dan selanjutnya Eleanor bisa hidup normal.
Beberapa bulan kemudian, Eleanore dikirim ke biara untuk upacara pengusiran setan, namun tidak berhasil. Para imam akhirnya mengirim Eleanore ke rumah sakit jiwa. Surat kabar pun memuat kisahnya.
Selanjutnya, Eleanor dibawa ke rumah Countess Zoe Wassiliko-Serecky di Wina. Countess ini menjadi pelindung Eleanore dan dilatih sebagai penata rambut, karena ia tahu Eleanor tidak gila dan bukan sepantasnya dikekang dalam rumah sakit jiwa.
Aneh, seranga pada Eleanor semakin meningkat. Ia ditampar, digigit, rambutnya ditarik, dan berbagai benda terbang ke arahnya dengan tujuan melukai dirinya. Countess bingung dengan fenomena ini, karena ia melihat ada bayangan hitam bergerak di sekitar gadis kecil tersebut sebelum fenomena ini terjadi.
Akhirnya Eleanore dibawa ke Laboratorium National Psychical Research di London. Serangan-serangan terus terjadi, namu ketika ia berusia 14 tahun, fenomena aneh ini berhenti dan selanjutnya Eleanor bisa hidup normal.
Subscribe to:
Posts (Atom)